
Jakarta, The Novel Orange Indonesia
—
Gunung Olympus
, Yunani menjadi kandidat UNESCO World Heritage List (Daftar Warisan Dunia UNESCO).
Proses untuk memasukkan Gunung Olympus ke dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO telah berlangsung sejak 2014. Gunung berselimut salju ini masuk Daftar Sementara (Tentative List) yakni langkah wajib yang harus dilalui setiap nominator.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proses nominasi mencakup penilaian pendahuluan lalu pengajuan berkas nominasi lengkap. Kemudian segala data akan dievaluasi selama 14 bulan oleh badan penasihat termasuk International Council on Monuments and Sites, ICOMOS, and the International Union for Conservation of Nature.
“Olympus adalah hidup kami. Ini adalah tempat kami dibesarkan. Ini adalah tempat yang kita lihat setiap hari, tetapi pada saat yang sama, ini juga tempat yang membawa serta mitos, sejarah, keanekaragaman hayati, keindahan yang luar biasa, dan bobot budaya yang sangat besar,” ujar Evagelos Geroliolios, walikota Dion-Olympus, seperti dilaporkan AP.
Rumahnya para dewa Yunani kuno
Konon Gunung Olympus adalah tempat Zeus mendirikan istana usai menggulingkan Cronus, sang ayah. Di salah satu puncak Olympus yang rendah terdapat tempat suci terbuka dengan temuan tertua dari era Helenistik (323 SM-30 SM).
Filsuf dan sejarawan kuno Plutarch pada abad ke-2 menulis tentang prosesi ke salah satu puncak Olympus untuk pengorbanan hewan pada Zeus.
Sementara itu, nuansa Kristen juga kental. Terdapat sebuah kapel di puncak Nabi Elias pada ketinggian 2.803 meter. Kapel diyakini sebagai kapel di ketinggian tertinggi di dunia Kristen Ortodoks.
Kemudian di Ngarai Enipeas tersimpan reruntuhan biara yang didirikan pada 1542. Di dekatnya ada Gua Suci Santo Dionysios, sebuah kapel tempat mata air yang dipercaya sebagai mata air suci.
Gunung Olympus pun diharapkan masuk sebagai Situs Warisan Dunia sebab ada perpaduan budaya, mitos, dan keanekaragaman hayati. Di sini terdapat kekayaan flora dan fauna termasuk spesies endemik.
Harapan untuk masuk nominasi begitu besar terlebih dalam waktu dekat bakal diselenggarakan pertemuan World Heritage Committee di Busan, Korea Selatan pada 29 Juli guna membahas nominasi.
Hanya saja, nominasi Gunung Olympus masih jauh dari pasti. Draf agenda pertemuan Busan menunjukkan bahwa komite akan mengembalikan nominasi tersebut ke Yunani dan meminta rincian lebih lanjut.
(els)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video The Novel Orange]
Baca lagi: Kata Studi, Ini Cara Efektif Atasi Kulit Belang Akibat Sinar Matahari
Baca lagi: Apa yang Terjadi pada Tubuh Jika Makan Daging Merah Setiap Hari?
Baca lagi: Diplomasi Kuliner Bupati Arief Rohman Promosikan UMKM di Blora




6 Responses
Akhirnya nemu tulisan yang mengupas inti masalahnya secara mendalam tanpa bertele-tele. Keren abis admin! Sekadar berbagi info tambahan yang relevan, coba meluncur ke https://www.ourboox.com/b/1361861/protetox-reviews-usa-does-protetox-work-urgent-customer-update-4/
Akhirnya mendapatkan jawaban dari rasa penasaran saya selama ini lewat tulisan yang keren ini. Makasih admin. Info pelengkap dari sumber berbeda silakan kunjungi halaman http://indexed.webmasterhome.cn/?domain=fixyourfitness.com
Penjelasan yang luar biasa informatif, pas banget buat acuan riset kecil-kecilan saya. Terima kasih ilmunya admin. Rangkuman materi serupa yang nggak kalah bagus bisa dilihat di https://www.scoop.it/topic/history-2-or-less-3-0/p/3309005987/2012/11/13/the-mysterious-connection-between-sirius-and-human-history-secret-arcana
Suka banget sama gaya bahasanya yang mengalir dan gampang dicerna. Top cer banget min! Sekadar nambahin referensi bacaan untuk memperluas pemahaman, silakan mampir ke https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297405208_htm
Ulasan komprehensif yang menjawab pertanyaan saya belakangan ini. Mantap abis admin! Sebagai pembanding data dari sumber lain, ada ringkasan materi serupa di https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297582884_htm
Akhirnya nemu juga tulisan yang mengupas masalah ini sampai tuntas tanpa bertele-tele. Top cer min! Bagi yang butuh referensi bacaan pembanding, silakan kunjungi https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297123908_htm