
Daftar Isi
Kota di ujung utara Kanada
Matahari tak pernah tenggelam
Kota yang dibangun di atas tanah beku
Gereja berbentuk iglo yang ikonik
Rumah kaca di tengah wilayah Arktik
Jakarta, The Novel Orange Indonesia
—
Membayangkan
matahari
yang tak kunjung
tenggelam
mungkin terdengar seperti adegan dalam film fiksi
ilmiah
. Namun, fenomena itu benar-benar terjadi di Inuvik, sebuah kota kecil di wilayah Northwest Territories, Kanada.
Terletak sekitar 200 kilometer di utara Lingkar Arktik, Inuvik menjadi salah satu tempat di dunia yang mengalami midnight sun, yakni fenomena ketika matahari tetap bersinar selama 24 jam penuh. Pada puncak musim panas, kota ini bahkan menikmati sekitar 56 hari tanpa malam.
Bagi sebagian orang, pengalaman itu terdengar menyenangkan. Namun bagi warga Inuvik, matahari yang tak pernah benar-benar tenggelam hanyalah bagian dari kehidupan sehari-hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kota di ujung utara Kanada
Melansir berbagai sumber, Inuvik bukanlah kota yang mudah dijangkau. Dari kota besar terdekat, perjalanan menuju kawasan ini membutuhkan waktu berjam-jam melewati Dempster Highway, jalan sepanjang sekitar 750 kilometer yang sebagian besar berupa kerikil.
Ketika musim panas tiba, akses menuju kota bergantung pada kombinasi jalan darat dan feri. Saat musim dingin, jalur tersebut berubah menjadi ice road, yakni jalan yang terbentuk di atas sungai dan danau yang membeku.
Ada pula masa transisi selama beberapa minggu pada musim semi dan gugur ketika es mulai mencair atau kembali membeku. Pada periode tersebut, Inuvik praktis hanya bisa diakses menggunakan pesawat.
Meski terpencil, sekitar 3.000 orang tinggal di kota ini. Penduduknya merupakan perpaduan masyarakat adat First Nations, Inuit, serta warga dari berbagai daerah di Kanada yang bekerja di sektor pemerintahan, pelayanan publik, hingga industri minyak dan gas.
Matahari tak pernah tenggelam
Keunikan terbesar Inuvik tentu terletak pada siklus siangnya.
Dari awal Juni hingga Agustus, matahari nyaris tidak pernah menghilang dari langit. Bahkan ketika jarum jam menunjukkan tengah malam, cahaya matahari masih menerangi jalanan, sungai, hingga rumah-rumah yang berdiri di atas tanah beku.
Fenomena ini terjadi karena kemiringan sumbu Bumi yang membuat kawasan dekat Kutub Utara terus menghadap matahari selama musim panas.
Sebaliknya, saat musim dingin tiba, keadaan berubah drastis. Inuvik mengalami sekitar 30 hari tanpa matahari sama sekali. Suhu rata-rata turun hingga sekitar minus 20 derajat Celsius, bahkan pernah tercatat mencapai minus 56,7 derajat Celsius.
Meski terdengar ekstrem, banyak warga setempat justru mengaku lebih menyukai musim dingin. Saat salju menutupi daratan, berbagai aktivitas seperti memancing di atas es, mengendarai mobil salju, hingga kereta anjing menjadi hiburan utama.
Kota yang dibangun di atas tanah beku
Keunikan Inuvik tidak berhenti pada fenomena matahari tengah malam.
Seluruh kota dibangun di atas lapisan permafrost, yaitu tanah yang membeku sepanjang tahun. Karena itu, hampir semua bangunan dibuat berdiri di atas tiang-tiang tinggi agar panas dari bangunan tidak mencairkan lapisan tanah di bawahnya.
Jika permafrost mencair, fondasi bangunan bisa bergeser bahkan amblas.
Sistem perpipaan pun tidak ditanam di bawah tanah seperti kota pada umumnya. Pipa air bersih dan saluran pembuangan justru terlihat di permukaan dan dibungkus pelindung khusus agar tidak membeku.
Menariknya lagi, meski berada di kawasan Arktik, Inuvik tergolong daerah yang cukup kering sehingga sering disebut sebagai “gurun dingin”. Curah saljunya relatif sedikit dibandingkan daerah bersuhu dingin lainnya.
Gereja berbentuk iglo yang ikonik
Salah satu ikon Inuvik adalah Our Lady of Victory Church, gereja Katolik yang lebih dikenal sebagai Igloo Church.
Bangunan yang berdiri sejak akhir 1950-an ini dirancang menyerupai rumah tradisional masyarakat Inuit. Bentuk kubahnya membuat gereja tersebut menjadi objek paling banyak difoto di kota.
Keunikan bangunan tidak hanya terlihat dari tampilannya. Gereja ini juga dibangun dengan teknik khusus agar mampu bertahan di atas lapisan permafrost tanpa merusak struktur tanah yang membeku.
Hingga kini, Igloo Church masih aktif digunakan sebagai tempat ibadah sekaligus menjadi destinasi wisata yang paling sering dikunjungi wisatawan.
Rumah kaca di tengah wilayah Arktik
Di tengah suhu ekstrem, Inuvik juga memiliki fasilitas yang cukup mengejutkan, yakni Inuvik Community Greenhouse.
Rumah kaca komunitas ini berdiri di bekas arena hoki es dan menjadi tempat warga menanam berbagai sayuran, buah, serta bunga. Hasil panennya dijual kepada masyarakat maupun disumbangkan ke bank makanan setempat.
Keberadaan rumah kaca menjadi simbol bagaimana masyarakat beradaptasi dengan lingkungan yang keras sekaligus meningkatkan ketahanan pangan di wilayah utara Kanada.
(tis/tis)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video The Novel Orange]
Baca lagi: Said Dorong Kebijakan Afirmatif Tarif Cukai Rokok Golongan III
Baca lagi: Toy Story 5 Cegat Supergirl Terbang ke Puncak Box Office
Baca lagi: Mpok Atiek Beber Alasan Tetap Bugar dan Bahagia di Usia 70 Tahun




29 Responses
disini saya menemukan begitu banyak pengalaman dari kedua artikel ini https://www.kufirst.center.ku.ac.th/rice-2/ silahkan dicoba ya
Wah, gila sih penjelasannya clear banget! Btw, kemaren gw juga nemu referensi tambahan di https://stocktwits.com/bong88living bahasannya mirip-mirip dan oke juga buat dibaca.
Artikel ini telah menetapkan standar yang sangat tinggi bagi penulis artikel lainnya https://www.kufirst.center.ku.ac.th/newnormalagriculturecovid19/ thankyou
Bahasanya asyik banget, berasa lagi dengerin temen sendiri lagi cerita https://forexea.forumotion.com/t12-forex-ea-indicator-free-for-download
Jarang sekali saya menemukan artikel yang begitu utuh, padat, dan tanpa celah seperti ini , sangat mengispirasi pokonya http://www.kufirst.center.ku.ac.th/news-and-publicity/page/3/
Membaca artikel ini membuat saya mendapatkan sudut pandang baru. Referensi lain yang tidak kalah menarik ada di http://www.rohitab.com/discuss/user/2264548-king88comguru/?tab=status.
Ada pesan moral dan kebijaksanaan tersembunyi di balik setiap paragraf yang ditulis http://www.kufirst.center.ku.ac.th/asean-food-safety-forum-11-2/ sangat bagus isi artikel ini
Penyampaian yang santai membuat artikel ini terasa lebih menarik. Referensi lain bisa dicek di https://www.fyple.com/company/prairie-island-news-o62hjfz/.
Sangat puas dengan sistematika penulisan yang sangat rapi dan berorientasi pada target https://www.saltwire.com/atlantic-canada/michael-cameron-the-movie-finch-explores-how-dogs-help-us-define-humanity-100681591
Ulasan yang komprehensif dan mudah dimengerti oleh kalangan umum. Sebagai bentuk kontribusi, saya menyarankan http://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=1789 bagi rekan-rekan yang ingin memperdalam studi mengenai topik bahasan ini.
Penjelasan di sini gampang banget dicerna dan to the point. Kalau ada yang mau cari sudut pandang tambahan seputar tema ini, coba deh mampir ke http://fatcow.com/blog/?p=2223 juga.
Penulisnya seperti detektif yang berhasil mengungkap teka-teki topik ini dengan sangat elegan https://www.kufirst.center.ku.ac.th/9941-2/
Makasih min infonya, ngebantu banget buat tugas saya. Kebetulan sumber lain yang saya pakai dari https://www.siteprice.org/competitors/vibetothis.com juga mengulas hal serupa.
Pembahasannya jelas dan tidak bertele-tele sehingga nyaman dibaca sampai selesai. Saya juga membandingkannya dengan https://ro.gta5-mods.com/users/epicureannycom dan keduanya sama-sama bermanfaat.
Pendekatan humanis yang digunakan penulis membuat angka-angka statistik di dalam artikel menjadi lebih bermakna https://www.kufirst.center.ku.ac.th/9752-2/ sangat bagus dan ga akan kosong
Tulisan ini berhasil memantik imajinasi dan daya kritis saya untuk melihat peluang di balik masalah https://ml.wikipedia.org/wiki/%E0%B4%86%E0%B5%BC%E0%B4%A4%E0%B5%BC_%E0%B4%AE%E0%B4%BF%E0%B4%B2%E0%B5%8D%E0%B4%B2%E0%B5%BC saya sangat membutuhkan artikel seperti ini
Keautentikan data yang dipaparkan menjadi kekuatan utama yang membangun wibawa artikel ini https://www.kashrut.com/articles/fasting/
Rumusan solusi di artikel ini sangat luwes, mudah disesuaikan dengan berbagai kondisi pembaca https://www.lib.cet.ac.il/Pages/sub.asp?item=5589&type=site&rel=1
Penulis merajut gagasan dengan sangat elegan, membuat pembaca menikmati setiap jengkal pergeseran paragraf https://www.lib.cet.ac.il/pages/sub.asp?item=0&kwd=91
Tulisan ini meninggalkan kesan mendalam yang memicu saya untuk terus merenungkan isinya sepanjang hari https://www.lib.cet.ac.il/PAGES/subx.asp?rel=1&item=5588
Tulisannya runtut dan logis, enak dibacanya. Sebagai tambahan informasi aja nih, web http://kamikazeattack.diary2.nazca.co.jp/2009/diary_20091108_01.html juga ngebahas topik ini dari sisi yang berbeda.
Setuju 100%! Memang bener banget poin-poin yang disampein. Buat nambah literasi, mampir juga ke https://www.video-bookmark.com/tag/signal-crypto/ ya, bahasan mereka juga oke punya.
Penulis sangat terampil dalam mengintegrasikan perspektif multidisipliner untuk menjawab problem yang multidimensi ini https://www.lib.cet.ac.il/PAGES/subx.asp?item=12727&type=site&rel=1
Konten ini mengandung nilai edukasi profesional yang sangat mahal, esensial bagi peningkatan kapasitas manajerial https://www.lib.cet.ac.il/Pages/sub.asp?item=18514&rel=1
Saya sangat menikmati tulisan ini karena langsung pada intinya. Tadi saya juga sempat membaca referensi lain di https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=292555 yang membahas hal serupa secara komprehensif.
Penulis memberikan sudut pandang pragmatis yang sangat menguntungkan dari segi efisiensi waktu eksekusi di lapangan. https://magic.ly/sanasini/Cara-Memulai-Bisnis-Online-dari-Nol
Sebuah karya tulis yang sangat matang, responsif terhadap dinamika global, dan sarat akan nilai edukasi premium https://community.tp-link.com/en/smart-home/forum/topic/199092
Artikel ini meruntuhkan bias konfirmasi secara elegan melalui penyajian fakta sekunder yang telah dikurasi secara saksama https://forums.somethingawful.com/showthread.php?threadid=3580415
Terima kasih atas penjelasannya, ulasan ini sangat membantu mencerahkan. Sebagai tambahan referensi, saya juga sempat membaca artikel senada yang lumayan mendalam di https://kldp.org/comment/228354 tadi.