
Jakarta, The Novel Orange Indonesia
—
Cape Verde
sebelumnya mungkin tak sepopuler Thailand, Jepang, bahkan Paris di mata para
wisatawan
mancanegara. Namun, negara kepulauan kecil di Samudra Atlantik ini menjadi sorotan dunia usai tim nasionalnya tampil mengesankan di Piala Dunia FIFA 2026.
Meski langkah mereka terhenti setelah kalah dari Argentina di babak 32 besar, tetapi perjalanan tim kuda hitam alias
underdog
ini berhasil mencuri perhatian publik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berkat penampilan mereka di lapangan, dampaknya mulai terasa pada sektor pariwisata negara ini.
Dilansir dari
Forbes
,
fenomena ini dikenal sebagai
World Cup Effect,
yakni meningkatnya perhatian dunia terhadap suatu negara setelah tampil di ajang sepak bola terbesar tersebut.
Google Trends mencatat pencarian dengan kata kunci liburan Cape Verde (
Cape Verde vacation
) mengalami lonjakan.
Didukung dengan data dari agen perjalanan Expedia yang melaporkan pencarian dari Amerika Serikat untuk Cape Verde meningkat lebih dari 800 persen dibandingkan sebelum turnamen.
Pesona alam Cape Verde
Negara yang secara resmi bernama Republik Cabo Verde ini terdiri dari 10 pulau vulkanik yang berada sekitar 640 kilometer di lepas pantai Afrika Barat. Sembilan pulau di antaranya berpenghuni dengan total populasi sekitar 600 ribu jiwa.
Cape Verde menawarkan iklim hangat dan kering hampir sepanjang tahun dengan suhu rata-rata berkisar 24-29 derajat Celsius. Angin dari Samudra Atlantik membuat cuacanya tetap nyaman sehingga cocok untuk liburan pantai.
Pulau Sal menjadi destinasi paling populer berkat hamparan pasir putih, laut biru, dan kawasan wisata Santa Maria yang dipenuhi hotel, restoran, serta pusat olahraga air. Aktivitas seperti selancar angin, kite surfing, menyelam, hingga wisata kapal menjadi daya tarik utama.
Sementara itu, Pulau Boa Vista menawarkan suasana yang lebih tenang dengan pantai-pantai panjang yang masih alami, termasuk Santa Monica Beach yang membentang sekitar 11 kilometer.
Pulau ini cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati liburan dengan suasana lebih santai.
Selain wisata pantai, Cape Verde juga memiliki bentang alam vulkanik, dataran garam, jalur pendakian, hingga budaya yang merupakan perpaduan pengaruh Afrika dan Portugal.
Salah satu negara paling aman di Afrika
Selain pesonanya alamnya, Cape Verde juga dikenal sebagai salah satu negara di Afrika yang relatif aman bagi wisatawan. Tingkat kejahatan kekerasan tergolong rendah, meski wisatawan tetap disarankan waspada terhadap pencopetan di kawasan ramai.
Departemen Luar Negeri Amerika Serikat bahkan menempatkan Cape Verde pada Level 1: Exercise Normal Precautions, yaitu tingkat peringatan perjalanan terendah yang juga berlaku untuk sejumlah negara seperti Jepang, Kanada, dan Australia.
Popularitas Cape Verde sebagai destinasi wisata sebenarnya sudah meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Data Institut Statistik Nasional Cape Verde menunjukkan negara ini menerima lebih dari 1,24 juta wisatawan sepanjang 2025, naik sekitar 6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sebagian besar wisatawan berasal dari Inggris, disusul Portugal, Jerman, dan Prancis.
Berkat sorotan yang didapat lewat Piala Dunia 2026, Cape Verde diperkirakan akan semakin dikenal sebagai destinasi wisata baru. Pesona pantai tropis, alam vulkanik, budaya yang unik, serta tingkat keamanan yang baik membuat negara kecil di Afrika Barat ini mulai masuk dalam daftar tujuan liburan wisatawan dunia.
(fef)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: JPU Tolak PK Nikita Mirzani terkait TPPU dan Kasus ITE
Baca lagi: Sarwendah Hadiri Sidang Perdana Gugatan Hak Asuh Anak
Baca lagi: Gerhana Matahari Total di Atas Ka’Bah 2 Agustus, Mekah Gelap Gulita




4 Responses
Ulasan yang sangat rapi dan enak dibaca. Bagi teman-teman yang butuh sumber tambahan, tulisan di https://www.siteprice.org/competitors/dll-files-download.de mungkin bisa jadi pelengkap yang pas.
Sangat setuju dengan poin yang disampaikan penulis. Buat memperkaya wawasan kita, referensi di https://coursework.uma.ac.id/index.php/psikologi/article/view/599 juga sangat pantas untuk disimak.
Penjelasan yang luar biasa rapi dan sangat kontekstual dengan kondisi saat ini. Sukses selalu buat blognya. Btw, ada ringkasan materi pendukung yang lumayan oke di https://ocj.com/2012/03/rfd-tv-spinoff-rural-tv-debuts/comment-page-1/
Wah, penjelasan yang luar biasa informatif. Sangat mencerahkan pikiran saya mengenai topik ini. Bagi yang sedang mencari bacaan pendukung, silakan kunjungi https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320182026_htm