
Jakarta, The Novel Orange Indonesia
—
Road trip
dengan mobil sering menjadi pilihan
wisatawan
yang ingin menjelajahi negara atau destinasi dengan lebih leluasa dan mengesankan.
Namun, keputusan untuk
road trip
di luar negeri perlu disertai dengan pertimbangan keamanan. Pasalnya, kondisi jalan, budaya berkendara, hingga angka kecelakaan lalu lintas di setiap negara bisa sangat berbeda dan memengaruhi tingkat risikonya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari laman
Travel and Leisure
, sebuah analisis terbaru dari perusahaan asuransi asal Inggris, Zego, mengungkap daftar negara yang dinilai paling berbahaya untuk mengemudi maupun melakukan
road trip.
Penilaian tersebut didasarkan pada berbagai indikator, mulai dari kualitas jalan, batas kecepatan, jumlah kendaraan, aturan kadar alkohol bagi pengemudi, hingga angka korban luka dan kematian akibat kecelakaan lalu lintas.
CEO Zego, Sten Saar, mengatakan banyak wisatawan belum menyadari bahwa mengemudi di luar negeri memiliki profil risiko yang berbeda dibandingkan di negara asal.
“Banyak pengemudi tidak sepenuhnya mempertimbangkan perbedaan kecil, rambu-rambu yang tidak familiar, batas kecepatan, atau peraturan alkohol yang berbeda dapat mengakibatkan peningkatan risiko di jalan. Di destinasi berisiko tinggi, bahkan insiden kecil pun dapat menjadi jauh lebih rumit untuk ditangani tanpa perlindungan yang memadai,” ujarnya.
Turki jadi negara paling berisiko untuk mengemudi
Berdasarkan analisis tersebut, Turki menempati posisi pertama sebagai negara paling berbahaya untuk mengemudi dengan skor 8,53 dari 10. Turki mencatat tingkat kematian akibat kecelakaan lalu lintas tertinggi dalam studi tersebut, yakni 20,99 kematian per 100.000 kendaraan.
Negara ini juga memiliki tingkat korban luka tertinggi, mencapai 1.272,64 orang per 100.000 kendaraan.
Angka kematian di Turki tercatat sekitar 210 persen lebih tinggi dibanding Italia yang memiliki 6,75 kematian per 100.000 kendaraan, serta sekitar 260 persen lebih tinggi dibanding Spanyol dengan 5,81 kematian per 100.000 kendaraan.
Posisi kedua ditempati Amerika Serikat dengan skor 8,15 dari 10.
“Amerika Serikat mencatat jumlah kematian akibat kecelakaan lalu lintas tertinggi secara total, yaitu 44.194 kasus, serta lebih dari 2 juta korban luka sepanjang 2024,” tulis laporan tersebut.
Tingkat kematiannya mencapai 17,05 per 100.000 kendaraan, lebih dari dua kali lipat dibanding Prancis yang memiliki 7,18 kematian per 100.000 kendaraan.
Zego menilai salah satu faktor yang berkontribusi adalah aturan batas kadar alkohol dalam darah bagi pengemudi yang relatif lebih longgar. Rata-rata batas legal di berbagai negara bagian adalah 0,08 persen, sementara sejumlah negara seperti Italia, Slovakia, dan Hungaria menerapkan kebijakan toleransi nol terhadap alkohol bagi pengemudi.
Meski demikian, Amerika Serikat memperoleh nilai tinggi untuk kualitas infrastruktur jalan, yakni 5,87 dari 7, menjadi salah satu yang terbaik dalam studi tersebut.
Hal ini menunjukkan bahwa tingginya risiko lebih dipengaruhi oleh luasnya jalan, jarak tempuh yang panjang, dan tingginya paparan kendaraan di jalan raya, bukan semata-mata karena kualitas jalan.
Selanjutnya, Italia berada di peringkat ketiga dengan skor 7,51 dari 10. Negara ini mencatat 6,75 kematian per 100.000 kendaraan dan lebih dari 520 korban luka per 100.000 kendaraan. Angka tersebut sekitar 16 persen lebih tinggi dibanding Spanyol, tetapi masih lebih rendah dibanding Yunani yang memiliki tingkat kematian mencapai 11,51 per 100.000 kendaraan.
Menurut analisis Zego, Italia masuk dalam kategori negara dengan risiko mengemudi menengah hingga tinggi di antara destinasi wisata terpopuler di Eropa.
Berikut daftar negara paling berbahaya untuk mengemudi dan
road trip:
Turki
Amerika Serikat
Italia
Yunani
Irlandia
Portugal
Jerman
Polandia
Spanyol
Prancis
Meski daftar tersebut menunjukkan perbedaan tingkat keselamatan antarnegara, bukan berarti wisatawan harus mengurungkan niat melakukan road trip lintas negara.
Namun, memahami aturan lalu lintas setempat, berkendara dengan lebih waspada, serta mempersiapkan perlindungan yang memadai menjadi upaya penting agar perjalanan darat berlangsung aman dan selamat.
(fef)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video The Novel Orange]
Baca lagi: Teken MoU, MPR Akan Dilibatkan untuk Tafsir Konstitusi di Putusan MK
Baca lagi: Mulai 1 Juli, Registrasi SIM Card HP Wajib Verifikasi Wajah
Baca lagi: Rupiah Ambruk ke Level Rp18.014 per Dolar AS Sore Ini

9 Responses
Sebuah ulasan mendalam yang mengarahkan perhatian pembaca pada pencarian hakikat kebenaran ilmiah yang terukur https://undispatch.com/author/peter-daou/page/50/
Saya mengapresiasi kualitas tulisan yang disajikan. Sebagai pelengkap informasi, saya juga membuka http://sas.scrippscollege.edu/sas-blog/our-next-discussion-leed.
Semoga semakin banyak artikel inspiratif seperti ini yang diterbitkan. Saya juga mengikuti beberapa referensi melalui https://westchesterlimo.us.com/%E0%B8%84%E0%B8%B2%E0%B8%AA%E0%B8%B4%E0%B9%82%E0%B8%99%E0%B8%AD%E0%B8%AD%E0%B8%99%E0%B9%84%E0%B8%A5%E0%B8%99%E0%B9%8C/baccarat/.
Saya membaca artikel ini saat istirahat makan siang dan ternyata sangat worth it. Setelahnya saya juga membuka [https://sketchfab.com/typhu88rip](https://sketchfab.com/typhu88rip).
Penulis membuktikan bahwa tulisan yang berbasis riset ketat tetap mampu disajikan secara elegan, lugas, dan sangat mencerahkan. https://coursework.uma.ac.id/index.php/psikologi/search
Gila, ini sih yang dari kemaren saya cari-cari. Penulisannya asik! Kalau butuh sudut pandang lain, bisa juga baca-baca di https://kldp.org/comment/254317 ya guys.
Pembahasan yang sangat relevan sama kondisi sekarang. Kalau mau cari perbandingan artikel, di https://kldp.org/comment/442203 juga ada ulasan yang komprehensif banget.
Penjelasannya bikin melek banget, bahasanya juga santai. Buat yang mau deep dive soal ginian, coba buka https://kldp.org/comment/258940 di sana ulasannya lumayan ngebantu.
Sangat setuju dengan poin yang disampaikan penulis. Buat memperkaya wawasan kita, referensi di https://coursework.uma.ac.id/index.php/psikologi/article/view/599 juga sangat pantas untuk disimak.